Ketua pilar pemuda Rakyat jekson kapisa Menyayangkan dugaan penembakan terhadap tiga warga sipil di kawasan Muara Aifat, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Liputan Rakyat Indonesia // Papua Barat Daya-  Jekson Kapisa mengatakan pihaknya menerima informasi awal mengenai dugaan penembakan terhadap masyarakat adat yang sedang beraktivitas di sekitar kebun, Kamis (13/8/2026).

“Informasi yang lengkap kita belum tahu pasti. Tetapi berdasarkan informasi dari masyarakat dan jejaring kita di Maybrat, ada pemalangan karena ada penembakan yang dilakukan kepada masyarakat sipil Diduga dilakukan oleh oknum aparat, Jumat (14/8/2026).

Ketua Pilar pemuda Rakyat Papua Barat jekson Kapisa menegaskan, informasi tersebut terbukti, ada penembakan terhadap warga sipil sehungga harus diusut secara menyeluruh.Dan Komnas HAM harus Turun menyelidiki kasus ini
“Kalau informasi ini benar, kami kutuk kerja tindakan penembakan yang di lakukan oleh aparat tersebut dan Harus dilakukan penyelidikan dan investigasi mendalam. Jika tindakan tersebut yang berdampak pada pelanggaran HAM,” tegasnya.

Jekaon Kapisa juga menegaskan Persoalan Papua tidak bisa di selesaikan dengan kekerasan melainkan menyelesailan dengan Cara cara pendekatan Humanis sehingga tidak ada korban jiwa antara rakyat sipil dan aparat

Ketua Pilar pemuda Rakyat Papua Barat jekson kapisa Mengutuk tindakan Yang di Lakukan oknom aparat penembakan Kepada Rakyat sipil dimana semua Rakyat sipil di Paksakan untuk Merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Justru Aparat TNI yang di percayakan untuk menjaga Kedaulatan NKRI adalah Harga Mati mala menyerang warga sipilnya sendiri

Jekson Kapisa menyoroti jangan sampai mementum kemerdekaan NKRI Ke 81 terulang lagi kejadian Rasis di asrama Mahasiswa Papua di Surabaya yang membuat amarah orang Papua akan terulang lagi masala rasis 18 – 19 Agustus 2019 apalagi ini menyangkut nyawa Rakyat sipil

Jekson Kapisa Seharusnya di Momentum HUT RI yang ke 81 Yang harus di lakuka Oleh aparat adalah membantu pemerintah Mengeluarkan Ribuan Pengungsi yang sampai saat ini masi menetap di hutan Agar keluar untuk merayakan kemerdekaan yang NKRI yang ke 81 Bukan mala sebaliknya melakukan Penembakan Kapada Rakyat sipil…

Jekson Kapisa juga Menghimbau Kepada Seluruh rakyat Papua Agar Jangan terprovokasi tetapi kasus penembakan yang di lakukan oleh aparat kepada rakyat sipil di Kabupaten Maybrat kita serahkan pada APH untuk menyelisiki sampai tuntas sehingga pelaku Tersebut agar di proses hukum sesuai Hukum yang berlaku, bila Perlu di pecat dari kesatuan…

Jekson Kapisa dengan Tegas Kasus penembakan terhadap rakyat sipil di kabupaten Maybrat Harus di usut tuntas sehingga korban rakyat Sipil penembakan mendapatkan keadilan penanganan serius dan pastikan korban mendapatakan pelayanan kesehatanbyang layak, apabilah tidak ada tindakan Serius Maka, Gugaan saya akan Terulan Kembali Gejolak di Tanah Papua Yang akan Lebih Dasyat dari Rasis 18 – 19 agustuas 2019..

About The Author