Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Resmi Serahkan SK Kepengurusan DPC dan DPK Se Kab. Garut
Liputan Rakyat Indonesia// Garut – Merdeka ..Merdeka … Merdeka bergemuruh bergema Saat Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat periode 2025–2030 sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Suron Mengawali Gelaran Acara penyerahan Surat Keputusan (SK) DPP Partai terkait struktur personalia DPC dan DPK Kabupaten Garut masa bakti 2025–2030.
Acara Penyerahan SK dan pengukuhan pengurus baru ini berlangsung khidmat di Gedung Islamic Center, Jalan Pramuka, Garut Kota, pada Rabu (1/4/2026). Selain agenda internal, PDIP juga membagikan ratusan paket sembako sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat setempat.
Respons Terhadap Isu Global dan Lokal
Dalam sambutannya, Ono Surono menjelaskan bahwa langkah partai ini merupakan upaya nyata hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi tantangan ekonomi. Ia menyoroti dampak konflik global, seperti ketegangan Amerika dan Israel, yang berimbas pada kenaikan harga kebutuhan pokok di daerah.
Tak hanya soal ekonomi, Ono juga menyinggung persoalan pendidikan di Jawa Barat.
“Kami menyoroti masih banyaknya ijazah siswa yang belum diambil, terutama di sekolah-sekolah swasta. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Ono.
Instruksi Khusus untuk DPC PDIP Garut
Setelah penyerahan SK kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Ilham Faturohman,Dalam sesi wawancara Ono memberikan instruksi tegas agar mesin partai bergerak lebih masif. Ada tiga poin utama yang ditekankan oleh Ono Surono:
- Inovasi dan Kerendahan Hati: Pengurus harus mampu mengelola sumber daya organisasi secara bijak dan inovatif.
- Soliditas Internal:Seluruh anggota wajib menjaga kekompakan dan merekatkan kekuatan partai di seluruh wilayah Garut.
- Kader harus Hadir Sebagai Solusi problematika masyarakat dan terus membaur dengan rakyat dan aktif mencari solusi atas permasalahan warga di lapangan.
”Intinya Seluruh jajaran partai di Garut harus bergerak lebih masif dalam membantu masyarakat. Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” tegasnya mengakhiri pembicaraannya. (Diens)

