HJG Ke213 Tuai Kritik Tajam dari Kalangan Mahasiswa dan Civil Sociaty : LSM Gapermas Minta Audit Anggaran HJG Ke213 yang fantastis
Liputan Rakyat Indonesia// Garut- Hari Jadi Ke 213 Dua abad lebih Garut seharusnya menjadi usia yang matang dalam sesi kemajuan di berbagai sektor baik sektor pembangunan baik pendidikan, Ekonomi , Infrastruktur maupun budaya . HJG yang seharusnya menjadi momentum ekpose prestasi dan evaluasi berbagai masalah tak ayal hanya menjadi ajang penghamburan uang di saat efesiensi selalu pemerintah dengungkan.
Berdasarkan informasi Anggaran HJG berdasarkan DPA yang termaktub adalah 1,2 M angka yang cukup fantastis untuk seharga event yang masyarakat pemerhati event adalah biasa biasa saja .Acara puncak gelaran HJG dimulai dari Alun Alun Garut hingga menuju gelaran Rapat Paripurna di DPRD yang dilaksanakan d Gedung DPRD Rabu 18/02/2026.
Kalangan aktivis Mahasiswa turun kejalan Realese realese kritik dari Masyarakat civil bertebaran di berbagai media online . Salah satu kritik dari BEM Mahasiswa IPI Garut, HMI , KAMMI yang memandang HJG sebagai event meriah tanpa arah yang tidak mencerminkan arah pemerintah kedepan Selogan ” Garut Hebat” adalah upaya pengaburan atas kegagalan pemerintah dalam menunaikan Tanggung Jawabnya Ujar ketua KAMMI Garut dalam pernyataan resminya .
Sementara HMI, PMII dan GMNI yang tergabung dalam cipayung Plus memandang HJG adalah Hari Jadi jadian Garut karena tidak merefleksikan arah perubahan Garut yang lebih subtastantif seperti penanggulangan kemiskinan , pertanahan dan Kesehatan dan tatakelola pelayanan publik ujar koordinator Aksi.
Selain dari kalangan Mahasiswa DPP LSM Gapermas memandang perlu adanya Audit terhadap pelaksanaan HJG ke 213 yang menelan anggaran yang cukup fantastis sampai menelan anggaran 1,2M . Bagaimanapun Anggaran ini adalah uang rakyat yang harus dikelola secara transparan dan Akuntabel :
“Anggaran HJG ini d Kelola Setda Jangan Sampai ada monopoli dan penyelewengan Anggaran dalam pelaksanaannya sebagai mana ramainya pemberitaan adanya dugaan Cawe cawe dan monopoli Anggaran yang melibatkan Keluarga G1 apalagi anggaran HJG ininmenyita perhatian Publik” ujar Ketua Umum Gapermas Asep Mulyana SPd.
Terkait Besaran anggaran dan realisasinya kami mencoba menghubungi Sekda Garut namun sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban dari Sekda Garut H. Nurdin Yana. (Diens)

