Polrestabes Bandung Mengadakan Rapat Kordinasi Mitigasi Penanggulangan Bencana
Liputanrakyat Indonesia // Polrestabes Bandung – Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dr. Budi Sartono, S.I.K., M.Si., M.Han bersama Wali Kota Bandung M. Farhan, S.E., M.M., memimpin pelaksanaan Rapat Koordinasi Mitigasi Siaga Bencana Alam di Kota Bandung, Kamis (11/12/2025) sekira pukul 13.00 WIB di Aula Polrestabes Bandung. Kegiatan ini diikuti sekitar 90 peserta, termasuk unsur Forkopimda Bandung serta berbagai instansi terkait lainnya.
Rapat ini digelar untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam, mengingat meningkatnya intensitas cuaca ekstrem di berbagai wilayah, termasuk Kota Bandung.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolrestabes Bandung beserta PJU dan Kapolsek jajaran, Wali Kota Bandung beserta jajaran, Kabag Ops Sat Brimob Polda Jabar, Kasdim 0618/BS, Kepala BMKG Kota Bandung, Kepala BPBD Kota Bandung, Kepala Baperida Kota Bandung, Kepala PMI Kota Bandung, Ketua MUI, Ketua Orari, Ketua Senkom, Ketua Kwarcab Kota Bandung, Manajer PLN Unit Pelaksana, serta General Manager Telkom Witel Bandung.
Rangkaian acara meliputi registrasi, pembukaan, pembacaan doa, sambutan Kapolrestabes Bandung, Kasdim 0618/BS, serta Wali Kota Bandung. Selanjutnya, sejumlah paparan disampaikan oleh Kabag Ops Polrestabes Bandung, BMKG Kota Bandung, BPBD Kota Bandung, Diskarmat Kota Bandung, Dinkes Kota Bandung, PT PLN (Persero) UP3 Bandung, dan Witel Bandung. Acara ditutup dengan foto bersama.
Hasil rapat memuat beberapa poin penting, di antaranya:
1. Peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
2. Penguatan kerja sama dan sinergi Forkopimda bersama instansi terkait dalam penanganan bencana alam.
3. Pendataan wilayah rawan bencana guna menentukan langkah antisipasi yang tepat.
4. Persiapan sarana dan prasarana pendukung siaga bencana secara optimal.

Kegiatan selesai pada pukul 15.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan melalui rapat ini, seluruh unsur terkait dapat semakin solid, cepat, dan tepat dalam merespons setiap potensi bencana, sehingga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Bandung dapat terjaga dengan baik.”*Iis

