Ketua Komisi II DPRD Garut Suprih Rozikin SH.MH Ucapkan “Panjang Umur Kaderisasi” Untuk Training Raya Tingkat Nasional HMI CabangGarut
Liputan Rakyat Indonesia // Garut – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Garut Gelar Training Raya Tingkat Nasional Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Golkar, Suprih Rozikin, SH., MH., menyampaikan ucapan Panjang Umur Kaderisasi selamat atas digelarnya Training Raya Tingkat Nasional HMI Cabang Garut 2025. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai ruang dialogis dan strategis dalam mencetak kader muda yang berintegritas dan memiliki wawasan luas terhadap dinamika kebangsaan berbasis kesadaran Teologis berdasarkan Alquran dan Sunnah
Suprih Yang Juga merupkan Alumni HMI menyebut bahwa HMI telah terbukti konsisten menjaga tradisi intelektual dan kaderisasi berkelanjutan. Menurutnya, Training Raya merupakan momentum penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, terutama dalam membangun karakter kepemimpinan yang relevan dengan tantangan era modern.
Ia juga menyoroti tema besar yang diangkat pada kegiatan tahun ini, yaitu kepemimpinan hijau. Menurut Suprih, tema tersebut sangat tepat mengingat Kabupaten Garut memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Laut, gunung, hutan, pantai, sungai, hingga lahan hijau produktif menjadi modal penting yang harus dijaga kelestariannya
Suprih menegaskan bahwa kesadaran lingkungan perlu ditanamkan kepada generasi muda sejak dini, baik melalui pendidikan formal di kampus maupun melalui kegiatan organisasi seperti HMI. Ia berharap pemahaman lingkungan dapat menjadi fondasi kuat bagi kader HMI dalam menjalankan peran kepemimpinan mereka di masa depan.
Dalam pandangannya, pemimpin berbasis cinta lingkungan adalah figur yang mampu membawa perubahan tanpa mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam. Hal tersebut dinilai sangat relevan dengan konteks Garut yang memiliki potensi ekologis besar, namun juga menghadapi tantangan terkait kerusakan lingkungan.
Fenomena Bencana yang diakibatkan cuaca Ekstrim yang mengakibatkan banjir longsor , pergeseran tanah diakibatkan lemahnya Tata kelola Tata Ruang Berbasis enviromental ethic dan peraturan perundang undangan
Oleh Karena itu dengan Training ini HMI bisa menghasilkan kader kader pemimpin yang menggerakkan sebagai penjaga lingkungan sebagai basis ECO Teologis sebagai basis pemahaman dan kesadaran lingkungan Ucapnya

